Jasa Pembukuan dan Konsultasi Keuangan UKM | Bikin Website | SEO | Maintenance | 08138 1052 840 | 310DABB9

Kamis, 27 September 2012


Sebelum sobat Wirausaha membahas lebih jauh mengenai pembukuan sederhana alangkah lebih baik kita mengenal tentang apa arti pembukuan itu sendiri. Saat ini mungkin banyak sobat wirausaha yang terkecoh dengan istilah pembukuan dan akuntansi. Banyak yang mengira kedua istilah tersebut berdiri sendiri sendiri. Pada dasarnya kedua istilah tersebut merupakan satu kesatuan yang d tidak dapat di pisahkan. Mengapa demikian karena sebenarnya akuntansi tanpa ada pembukuan tidak akan berjalan begitu juga sebaliknya pembukuan tanpa akuntansi bagaikan makanan tanpa garam. Seperti itulah gambaran ringkas mengenai hubungan antara akuntansi dan pembukuan. Keduanya merupakan satu paket kesatuan yang saling melengkapi satu sama lainnya.
Baiklah sobat muda untuk dapat menggambarkan perbedaan antara pembukuan sederhana dengan akuntansi ada baiknya kami akan mencoba untuk menjabarkan istilah akuntansi secara umum, akuntansi adalah suatu bahasa bisnis dari suatu proses pencatatan, klasifikasi dan komunikai dari data keuangan yang berupa penjualan, beban-beban, dan informasi keuangan penting lainnya kepada majemen. Sedangkan pembukuan merupakan bagian dari akuntansi yaitu sebatas proses penacatatan saja, sedangkan akuntansi cakupannya luas berupa identifikasi dan juga komunikasi. Dari uraina tersebut diatas dapat kita bedakan antara Akuntansi dan pembukuan secara global. Nah sekarang kami mencoba untuk memisahkan, apa sebenarnya perbedaan antara pembukuan dan akuntansi dan dimana letak keterikatan antara kedua istilah tersebut.
1. Pembukuan
hanya kegiatan pencatatan dari kejadian ekonomi/transaksi bisnis (salah satu dari proses
akuntansi)
2. Akuntansi 
melibatkan seluruh proses akuntansi (pencatatan, penggolongan, peringkasan, penyiapan
laporan keuangan)

Dapat kita lihat dari perbedaan tersebut bahwa sebenarnya pembukuan sederhana tersebut merupakan satu bagian yang tidak terpisahkan dalam proses akuntansi. Untuk perusahaan yang belum mampu menyelenggarakan pembukuan keuangan, cukup menyediakan buku memorial harian sebagai pengganti bukti pembukuan dan mengumpulkan segala jenis transaksi harian. Selanjutnya dilakukan metode tata buku tunggal atau ganda sesuai dengan kebutuhan neraca awal dan neraca akhir dapat dibuat melalui inventarisasi. Laba kemudian dapat dihitung melalui perbandingan modal awal dan modal akhir disertai penyesuaian. Selanjutnya pencatatan menggunakan komputer akan lebih membantu karena data akan lebih akurat dan tertata rapi.




Pin It

0 komentar:

Poskan Komentar